Rembuk KPU Bali Nyatakan Sikap Jaga Persaudaraan Umat Lintas Agama

banner 120x600

Wordly.id| Denpasar – Komunitas Peduli Umat (KPU) menggelar Rembuk besar membahas agar tetap terciptanya kerukunan dan menjaga persaudaraan antara umat beragama di wilayah Bali, pada Senin, 25 Desember 2023.

KPU sendiri terbentuk atas inisiatif tokoh lintas agama sekaligus sebagai pembina KPU, Bapak I Wayan Suardana kepada awak media menjelaskan ikhwal giat rembuk besar tersebut.

Adapun rembuk besar pada Senin, 25 Desember 2023, sekira Pukul 19.00 Wita itu, kata Pak Penting, nama populer dari I Wayan Suardana dilaksanakan di Gedung Santi Guna Center, Jalan Padang Damai VIII, Br. Padangbali, Kelurahan Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung sekaligus membacakan pernyataan sikap KPU.

“Kegiatan tatap muka dan pernyataan sikap  dari Komunitas Peduli Umat (KPU) ini dilaksanakan dalam rangka melakukan pencegahan terhadap penyebaran faham intoleransi di wilayah Bali. Dengan demikian juga diharapkan nampu mempererat tali silahturahmi dan menjaga kerukunan umat beragama di Bali.” Ungkap Penting, Senin (25/12).

Dalam rembuk besar itu, jelas Penting, KPU mengangkat tema, “Bersama Komunitas Peduli Umat, kita cegah penyebaran faham intoleransi, guna menjaga kerukunan umat beragama di wilayah Bali”.

Menurut Penting, peran serta lapisan masyarakat sangat diharapkan dan bersama- sama dengan Komunitas Peduli Umat menjadi pelopor dalam upaya menciptakan kamtibmas di Bali.

Senada, Ketua Komunitas Peduli Umat, I Wayan Suwantara dalam sambutannya mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh tamu undangan atas waktunya dan kehadiranya pada acara tersebut dalam rangka berkomitmen mendeklarasikan bersama Komunitas Peduli Umat (KPU).

“Dalam rangka mencegah penyebaran faham intoleransi guna menjaga kerukunan umat beragama di wilayah Bali. Serta, besar harapan kita bersama-sama menjaga kondusifitas Kamtibmas guna mendukung kebijakan Pemerintah Republik Indonesia.” Tutur I Wayan Suwantara.

Kegiatan juga dirangkai dengan acara pernyataan sikap dengan menyatakan  Statemen/ Deklarasi dari KPU dan masyarakat yang hadir.

Adapun pernyataan sikap yang disuarakan yaitu,

“Kami Komunitas Peduli Umat Berkomitmen Untuk Menjaga Persaudaraan dan Mencegah Penyebaran Faham Intoleransi di Wilayah Bali”.

“Kami Komunitas Peduli Umat Akan Menjaga Kerukunan Umat Beragama di Wilayah Bali”.

Dan, “Kami Komunitas Peduli Umat Bersama Stakeholder Terkait Siap Menjaga Situasi yang Kondusif dan Mendukung Kebijakan Pemerintah Republik Indonesia Untuk Indonesia Maju”.

Terselenggaranya kegiatan ini diharapkan mampu memberi pengaruh dan berdampak  pada terciptanya kerukunan hidup antar umat beragama di wilayah Bali, serta bisa sama – sama menyaring setiap ajakan maupun ajaran yang bersifat memecah belah persatuan dan kesatuan.

Sejumlah tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya A.A. Gede Raka Nakula, S.H., M.M., selaku Tokoh Masyarakat Dalung, I Wayan Suardana, selaku Pembina Komunitas Peduli Umat (KPU), I Made Suwantara alias Pak Bela, selaku Ketua Komunitas Peduli Umat (KPU), Tokoh Agama Islam dari NU, Ainun Ni’am, Perwakilan pengurus Komunitas Peduli Umat (KPU), Perwakilan Lintas agama anggota Komunitas Peduli Umat (KPU), Kelian Adat Br. Padangbali, Dalung, Kelian Dinas Br. Padangbali, Dalung dan Perwakilan Pecalang Br. Padangbali dengan jumlah keseluruhan peserta 80 orang.