Meresahkan, Pengunjung Taman Kelapa Lima Dipalak Preman Buat Beli Miras

banner 120x600

Wordly.id | NTT – Aksi Premanisme cederai Keindahan Taman Kelapa Lima di Kupang, NTT kini. Preman kerap memalak uang sehingga kerap timbulkan rasa tidak nyaman bagi para pengunjung.

Parahnya, preman-preman Kelapa Lima mengaku seizin lurah dan babin setempat.

Seperti Jesika (bukan nama sebenarnya) salah satu pengunjung Taman Kelapa Lima baru-baru ini mengaku kerap jadi korban palak liar para preman.

Demikian Jesika mengaku kesal dengan dengan ulah oknum di Taman Kelapa Lima.

“Kami selaku anak muda NTT yang minim pendapatan sangat bersyukur karena bapak Wali kota sudah membangun taman-taman untuk kami pelaku usaha Foto 2.000 untuk membuat usaha (foto dua ribu). Tapi sekarang kami sangat kesusahan karena di Taman Kelapa Lima kami selalu dipalak oleh mereka (Preman, pen) yang minta uang untuk mabuk.” Ujar Jesika via gawainya kepada media ini, Senin, (15/08/2022).

Mereka itu, kata Jesika seperti anak kelapa lima yang palak kita untuk beli minum dan mengotori taman mereka sendiri. Dan, kami yang bukan warga kelapa lima dilarang foto di taman kelapa lima.

Jesika pun mempertanyakan peruntukan pembangunan taman kelapa lima itu. Apakah khusus hanya buat warga kelapa lima atau untuk masyarakat umum?

Sebab menurut Jesika, dia dan teman-temannya warga Oesapa, Oebufu Sikumana larang pergi foto di situ. Sementara, kata Jesika lagi bahwa mereka yang bukan warga di situ sangat menjaga taman kelapa lima.

Demikian Jesika, sedangkan mereka sendiri (warga kelapa lima itu sendiri, pen) minum mabuk dan melakukan hal-hal aneh di taman kelapa lima.

“Kami anak foto dari luar setiap hari dipalak uang sedangan kami tertekan kalo tidak kasi mereka uang kami dapat pukul,” aku Jesika.

“Selalu tiap hari kami (Pengunjung) dipalak dan diusir dari taman kelapa lima pak.

Padahal kita anak muda yang penganguran dan sedang mencari usaha untuk mendapatkan uang dengan halal. Tapi kita selalu diusir dan dimintai uang.”

Kami juga warga indonesia berhak untuk pergi mencari uang di taman itu, pinta Jesika menambahkan.

Sumber: infopertama.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *