Daerah  

Pussip NTB Langsung Beri Solusi saat Jumat Salam di Tetebatu

Pussip-Tetebatu
Plt. Kadis Pussip NTB (kiri) menyerahkan bantuan buku perpustakaan kepada Sekdes Tetebatu
banner 120x600

Wordly.id|Lombok Timur – Tim Jumat Salam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan atau Pussip Provinsi NTB, langsung memberikan solusi atas berbagai persoalan di Desa Tetebatu Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur.

Plt. Kepala Dinas Pussip NTB H. Amir, S.Pd., M.M. saat diterima Sekretaris Desa (Sekdes) Tetebatu di Ruang Kepala Desa, Jumat (1/3/2024), menyampaikan jika pihaknya akan menindaklanjuti persoalan dan masukan yang didapat, kepada Pj. Gubernur NTB sebagai inisiator Program Jumpai Masyarakat Selesaikan Aneka Persoalan Masyarakat (Jumat Salam).

“Secara umum informasi yang kami dapatkan, baik itu potensi desa maupun permasalahan yang dihadapi di Desa Tetebatu, akan kami laporkan kepada Bapak Pj. Gubernur untuk dicarikan solusi atau dikoordinasikan dengan OPD terkait. Sementara permasalah yang terkait langsung dengan kewenangan atau tusi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, insya Allah kita akan langsung berikan solusinya.”

Adapun permasalahan di Desa Tetebatu yang terkait langsung dengan tugas dan fungsi (tusi) Dinas Pussip NTB, yakni kebutuhan terhadap sarana dan prasarana perpustakaan desa dan pengelolaan kearsipan.

“Untuk perpustakaan, kami minta agar pihak desa mengajukan dan mengirim permohonan lengkap dengan proposalnya, ke Perpustakaan Nasional di Jakarta untuk mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan. Sedangkan yang berkaitan dengan kearsipan, selain akan kami laporkan ke Pak Pj. Gubernur, kita akan koordinasikan dengan Dinas Kearsipan Kabupaten Lombok Timur.”

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Tetebatu Uhel Maidah, S.Pd., memaparkan potensi Desa Wisata Tetebatu yang terkenal dengan keindahan alam dan Black Monkey sebagai daya tarik wisatawan.

“Desa Tetebatu adalah salah satu desa wisata di NTB, terutama diminati oleh wisatawan mancanegara yang tertarik dengan keunikan Black Monkey,” ungkap Uhel.

Meski demikian, Uhel juga mengakui adanya permasalahan infrastruktur jalan di desa tersebut.

“Kalau permasalahan lainnya, alhamdulillah, walaupun ada tapi masih bisa diatasi,” katanya.

Terkait kasus stunting dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta perkawinan dini, Uhel mengatakan kasus tersebut ada namun tidak banyak.

“Kalau kasus stunting, sesuai data yang ada hanya ada dua kasus dan 11 masih terindikasi. Sedangkan terkait kasus KDRT, untuk beberapa tahun terakhir hanya ada satu kasus yang sampai di selesaikan di Polsek,” bebernya.

“Kami berpesan agar tidak ada pernikahan anak di bawah umur, namun ada beberapa kasus yang diizinkan oleh pengadilan (agama, red),” tambahnya.

Untuk diketahui, dalam kesempatan Jumat Salam itu, Plt. Kepala Dinas Pussip NTB menyerahkan bantuan buku untuk Perpustakaan Desa Tetebatu. Pussip NTB terus berkomitmen, untuk mendukung pembangunan dan penyelesaian masalah berbagai daerah di NTB melalui program Jumpai Masyarakat Selesaikan Aneka Persoalan Masyarakat (Jumat Salam). (ang/w-005)