Daerah  

MXGP Samota tak Pakai APBD NTB

Diskusi publik terkait suksesnya MXGP Samota 2022
banner 120x600

Wordly.id | NTB – Balap Moto Cross Grand Prix (MXGP) Samota 2022 di Sirkuit Roket Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah usai. Pelaksanaan even MXGP Samota 2022 tersebut, disinyalir tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD NTB.

Komandan Lapangan MXGP Samota 2022 Ir. Ridwansyah dalam Diskusi Publik di Sultan Food Jalan Bung Karno Kota Mataram, Sabtu (2/7/2022), menegaskan bahwa pelaksanaan even MXGP Samota 2022 tanpa pembiayaan dari APBD NTB.

“Tak satu sen pun APBD yang digunakan untuk membiayai even MXGP Samota,” tegasnya.

Dalam momen yang mengangkat tema “Suksesnya MXGP Mendunia dan Bangkitnya Ekonomi NTB” yang diinisiasi redaksi Detik NTB tersebut, Ridwansyah yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTB itu, menyampaikan apresiasi terhadap acara diskusi publik sebagai upaya evaluasi, kritik dan saran terhadap pelaksanaan even MXGP Samota 2022.

Alhamdulillah, kalau membaca judul di belakang (background, red) sukses mendunia, kita sepakat dulu nih sukses penyelenggara MXGP,” katanya.

Menurutnya, kalau ada andil Pemerintah Daerah (Pemda) NTB dalam even MXGP Samota 2022, sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Pemda.

“Jadi andil Pemerintah itu sesuai dengan tufoksinya,” ucapnya.

Menjawab berbagai statemen baik positif maupun statemen negatif terkait even MXGP Samota 2022, Ridwansyah menyampaikan bahwa even MXGP memiliki kesamaan tujuan dengan even MotoGP Mandalika.

“Ini adalah cara berpikir dan bertindak yang tidak biasa, untuk membangkitkan ekonomi di daerah di tengah pandemi, yang kedua adalah untuk memperkenalkan sport tourism sehingga dikenal dunia,” ujarnya.

Terkait APBD NTB, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB H. Mori Hanafi, membenarkan bahwa pelaksanaan even MXGP Samota 2022 tidak dibiayai APBD NTB.

“Benar, bahwa tidak ada menggunakan APBD. Jadi, dalam hal ini kami di dewan tidak ada yang perlu kami awasi,” kata Mori.

Sementara Pimpinan Redaksi (Pimred) Detik NTB selaku moderator, berharap diskusi publik tersebut dapat menjadi solusi dalam menjawab pertanyaan yang sering dimunculkan melalui media sosial (medsos).

“Semoga diskusi publik hari ini bisa dijadikan ajang evaluasi, kritik dan masukan atau saran. Bahkan diharapkan nantinya ada rekomendasi untuk even-even ke depan,” kata pria sapaan Bram itu.

Tampak hadir dalam diskusi publik seputar even MXGP Samota (Saleh, Moyo dan Tamora) 2022 tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB Muhammad Natsir, Akademisi dari Fakultas Ekonomi Unram Dr. Firmansyah, dan perwakilan dari Polda NTB Kompol I Putu Suarbawa, S.H., M.I.Kom. (Djr/w-001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *