Daerah  

ICHI Beri Piagam Kehormatan AA Gede Ngurah

Ketua ICHI NTB saat akan menyerahkan Piagam Tanda Kehormatan Anak Agung Gede Ngurah kepada penglingsir Puri Agung Cakranegara (kiri) dan Piagam Tanda Kehormatan (kanan)
banner 120x600

Wordly.id|Mataram – Raja Lombok terakhir Anak Agung Gede Ngurah Karangasem, dianugerahi piagam tanda kehormatan oleh Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia (ICHI) Regional Nusa Tenggara Barat (NTB). Piagam tanda kehormatan AA Gede Ngurah itu, diterima putra tertua Penglingsir Puri Agung Cakranegara Anak Agung Made Djelantik ABW.

Piagam tanda kehormatan untuk AA Gede Ngurah diserahkan langsung oleh Ketua ICHI Regional NTB Dr. Ir. I Gusti Lanang Media, B.Sc., M.Si., Jumat (2/12/2022), dalam kegiatan Seminar Akhir Tahun 2022 ICHI Regional NTB di Kampus Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gede Puja Mataram.

Putra tertua Penglingsir Puri Agung Cakranegara yang akrab disapa Anak Agung Made, ditemui usai menerima piagam tanda kehormatan, menyampaikan terima kasih kepada ICHI NTB.

“Atas nama keluarga besar Puri Agung Cakranegara selaku keturunan Anak Agung Gede Ngurah Karangasem, kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada ICHI,” ungkapnya.

Anak Agung Made menyampaikan bahwa anugerah piagam tanda kehormatan itu, merupakan suatu kebanggaan sekaligus beban yang berat. Pasalnya, sebagai trah Raja Dewata Agung Bali dan Anak Agung Gede Ngurah di Lombok, pihaknya memiliki kewajiban melanjutkan cita-cita luhur pendahulunya.

“Ini menjadi beban berat bagi kami, mengingat kondisi hari ini masyarakat kita khususnya umat Hindu di NTB, seakan terberai, hilang kendali dan sarat kepentingan,” katanya.

“Bahkan, umat Hindu NTB hari ini banyak yang seakan sudah melupakan dharma dan karma,” tandasnya.

Senada, Ketua Majelis Agung Sesukertaning Jagat (MASJ) Lombok I Gede Gunawan Wibisana, juga mengapresiasi ICHI yang memberikan anugerah tanda kehormatan tersebut.

“Kami mendorong semua tokoh yang hadir untuk mengisi dan meneruskan perjuangan beliau (AA Gede Ngurah, red), dengan cara mempertahankan peninggalan-peninggalan beliau,” ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi langkah yang diambil Puri Agung Cakranegara, dalam menjaga peninggalan para pendahulunya.

“Tema utama seminar ‘Hindu for Better Life Forever‘ selaras dengan kondisi umat Hindu hari ini. Artinya, selaras dengan perjuangan atau langkah Puri Agung Cakranegara dalam upaya penyelamatan aset peninggalan,” jelas Gunawan.

Sesuai arti tema utama “Hindu untuk Hidup Lebih Baik Selamanya”, Gunawan berharap ICHI dapat memberikan pencerahan bagi umat Hindu khususnya di NTB, agar kembali kepada pemurnian ajaran Hindu, sehingga dharma Hindu dapat menerangi setiap langkah dan perilaku. (Ang/w-005)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *