Lagi, Aksi Pengroyokan Terjadi di Manggarai

pengroyokan
Ilustrasi pengroyokan. Foto: Pixabay.com
banner 120x600

Wordly.id | NTT – Kabar buruk soal aksi pengroyokan di Manggarai terjadi lagi di jalan Ruteng Reo, tepatnya di Watu Alo. Kabar serupa sebelumnya juga menimpa Rombongam kabag Pembangunan Kabupaten Manggarai, Nober Caling. Kala itu, beberapa orang di Resem dengan senjata tajam (parang) menghadang dan berusaha merusak mobil rombongan Nober.

Kasus Nober itu, pelaku menduga rombongan Nober sebagai komplotan Pencuri Anjing

OTK Lakukan Pengroyokan

Kali ini, Seorang pria berinisial HA (31), mengalami kejadian serupa. HA mengaku mengalami pengroyokan dari sekelompok orang di jalan Reo-Ruteng, tepatnya di Watu Alo, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, NTT, (Selasa, 01/03/2022).

Akibat kejadian tersebut, HA warga Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok itu mengalami luka pada bagian kaki yang diduga akibat jatuh dari sepeda motor miliknya.

Melalui WhatsApp (WA), korban (HA) mengisahkan kronologi kejadianya.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Reo-Ruteng, tepatnya di Watu Alo, pada Selasa (01/03/2022) malam, sekitar pukul 19.30 Wita.

Menurut HA, kejadian itu bermula ketika korban pulang dari Ruteng menuju Reo. Setibanya di Watu Alo, sepeda motor milik korban dihadang dan tendang oleh sekelompok orang yang tak dikenal.

Sebelumnya, lanjut korban, Ia sempat melihat ada sekelompok orang sedang duduk di pinggir jalan, namun korban sendiri tidak mengetahui lokasi atau kampung tersebut.

“Pada saat itu saya pulang kegiatan dari Dinas PMD Ruteng. Sewaktu pulang melintasi jalan itu saya sempat melihat sekelompok orang yang ‘tak dikenal sedang asyik duduk mangkal di pinggir jalan. Saya juga kurang tau nama kampung itu, seingat saya sebelah atas Watu Alo saya melihat mereka, pungkasnya”

“Ketika saya melewati mereka, tiba-tiba sepeda motor milik mereka sudah berada di belakang motor saya. Kemudian, setibanya di TKP, tepatnya di Watu Alo mereka melakukan penghadangan dengan menendang kendaraan milik saya. Sehingga saya terjatuh dan tersungkur, tandasnya.”

Tak puas, setelah korban terjatuh mereka malanjutkan aksinya dengan menendang dan memukul korban di bagian kaki dan kepala dengan menggunakan kayu. Tidak lama kemudian warga setempat datang membantu korban. Melihat warga yang datang, pelaku kemudian melarikan diri.

Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

Sementara itu, Syuratman, S.H. pengacara LBH Manggarai Raya, juga turut berkomentar atas kejadian naas yang menimpa kakaknya.

Demikian, Syuratman, “Saya selaku keluarga dari korban mengutuk keras tindakan para pelaku terhadap korban, karena tindakan para pelaku bisa mengancam nyawa kakak saya. Oleh karena itu saya minta kepada Polsek Reo, segera melanjutkan laporan kakak saya baik ke Polres Manggarai maupun Polsek Wae Ri’i.

Saya berharap kepada Penegak Hukum, dalam hal ini Kepolisian, untuk menindak tegas para pelaku dengan memroses secara hukum, dan kemudian melakukan Patroli. Diduga para pelaku suka mangkal atau duduk nongkrong di bahu jalan Reo – Ruteng sambil konsumsi minuman keras (Miras).

Dan juga saya menghimbau kepada masyarakat Reok agar lebih berhati-hati ketika melintasi jalan Reo Ruteng pada malam hari, tutupnya.

Dan, pada hari ini (Kemarin-pen), Rabu, (02/03/2022), korban melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Reo. (Try/w-013)

Sumber: iP.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *