Daerah  

Pasraman Sarining Gita Karang Medain Resmi Berdiri

Penyelenggara Binmas Kemenag Kota Mataram memukul gong menandai peresmian Pasraman Sarining Gita Karang Medain Kota Mataram
banner 120x600

Wordly.id | NTB – Organisasi pembinaan generasi umat Hindu yang tergabung dalam Pasraman Sarining Gita Karang Medain resmi terbentuk. Peresmian berdirinya Pasraman Sarining Gita ditandai dengan pemukulan gong, oleh Penyenggara Pembinaan Masyarakat (Binmas) Hindu Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, Ahad (12/6/2022), di Balai Banjar Karang Medain, Kecamatan Selaparang Kota Mataram.

Penyelenggara Binmas Hindu Kemenag Kota Mataram I Ketut Edi Ariawan mengungkapkan, pasraman merupakan lembaga pendidikan khusus agama Hindu, yang dimana lembaga tersebut merupakan alternatif dari pendidikan agama Hindu yang diajarkan di sekolah formal.

“Apresiasi tinggi kami sampaikan khususnya kepada pengurus Pasraman Sarining Gita Karang Medain, yang sudah turut serta membantu kami dalam pelaksanaan tugas kami di Kemenag. Ini suatu yang sungguh luar biasa,” ujarnya.

Ditemui usai peresmian, Ketua Pasraman Sarining Gita Ni Nyoman Sumarsini, S.St., M.Imun. didampingi Sekretaris Ni Putu Desi Noviawati, S.H., M.H. mengatakan, Pasraman Sarining Gita didirikan dalam upaya turut berperan serta dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan generasi muda Hindu.

“Selain itu, kami dedikasikan Pasraman Sarining Gita yang diresmikan berdirinya hari ini untuk melestarikan sastra, seni dan budaya Hindu Nusantara,” ungkapnya.

Dikatakan, pasraman yang diresmikan tersebut merupakan wadah untuk memfasilitasi dan memotivasi generasi muda Hindu, khususnya generasi yang ada di Karang Medain Kota Mataram.

“Sebenarnya Pasraman Sarining Gita ini sudah melaksanakan kegiatannya setahun yang lalu, dimana pada bulan Juli 2021 lalu sudah terdata di Binmas Hindu Kemenag Kota Mataram. Wadah ini nantinya untuk meningkatkan moral dan pengetahuan generasi muda Hindu, sehingga memiliki moralitas dan juga berbudi luhur,” jelasnya.

Karena itu, pemilik gelar Magister Imunologi itu berharap Pasraman Sarining Gita Karang Medain Kota Mataram, mampu melahirkan generasi muda Hindu yang memiliki karakteristik budaya Hindu, yang hidup di tengah kebhinekaan Indonesia.

“Nantinya kami berharap Pasraman Sarining Gita ini mampu melahirkan generasi muda Hindu, yang memiliki karakter dan juga dapat berkarya di tengah-tengah keberagaman Indonesia,” ujarnya.

Sedangkan terkait pembelajaran dan pelatihan yang diberikan di Pasraman Sarining Gita, Sumartini menuturkan bahwa dilaksanakan tiga kali dalam sepekan.

“Pembelajaran dan atau latihan yang kami laksanakan itu tiga kali dalam seminggu. Dimana di sini kami memberikan meteri kitab Weda, belajar aksara Bali, keterampilan jejaitan kemudian ada latihan gong, angklung, gendang dan seni tari,” tuturnya.

“Untuk pendidikan agama dalam lingkup Weda di sini ada khusus untuk gurunya, kerenanya kami mau minta izin juga sama LP3 Kota Mataram untuk bantuan gurunya,” imbuhnya.

Sementara Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Mataram I Made Merta Arta, S.H., M.H., atas nama PHDI yang merupakan pengayom dan fungsi pelayanan ritual keagamaan umat Hindu, menyampaikan apresiasi atas diresmikannya Pasraman Sarining Gita Karang Medain.

“Saya menyampaikan apresiasi terhadap terbentuknya atau diresmikannya Pasraman Sarining Gita Karang Medain ini. Ini bagian dari pada tujuan kita yaitu membentuk pendidikan non-formal, di setiap kecamatan yang ada di Kota Mataram, yang salah satunya ada di Kecamatan Selaparang yang sekarang ini sudah kita bentuk ini,” katanya.

Ketua PHDI Kota Mataram masa bhakti 2020-2025 itu menjelaskan, pendirian pasraman itu sendiri bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat, sebagai bentuk latihan disiplin spiritual serta latihan menata hidup.

“Tujuannya adalah menekankan pada pada generasi muda kita yang ada di masing-masing wilayah, untuk mengembangkan minat dan bakatnya sebagai bentuk latihan disiplin spiritual serta latihan menata hidup yang lebih baik ke depan,” ucapnya.

Senada dengan Ketua Pasraman Sarining Gita, Ketua PHDI Kota Mataram juga berharap terbentuknya pasraman di tiap kecamatan di Kota Mataram, akan mampu melahirkan generasi muda Hindu yang berkarakter dan berbudi luhur.

“Semoga melalui pasraman ini, generasi muda Hindu di Kota Mataram terbentuk karakter dan budi luhurnya, karena generasi muda adalah generasi penerus yang harus mampu memberikan teladan kepada generasi-generasi setelahnya,” tutup Made Merta.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan pelatihan di Pasraman Sarining Gita Karang Medain Kota Mataram, akan disupport oleh Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) Dewan Koordinator Wilayah Nusa Tenggara Barat (Dekorwil NTB).

“Tadi saya bicara dengan Ibu Ketua (Pasraman Sarining Gita, red), katanya butuh meja dan alat tulis, silahkan nanti ketua pasraman komunikasi dengan Bendahara Puskor, apa-apa saja kebutuhan yang diperlukan. Kami siap bersinergi uantuk membantu kebutuhan pasraman,” kata I Wayan Yogi Swara, S.H.

Tampak hadir dalam acara peresmian Pasraman Sarining Gita, Pengurus Puskor Hindu Dharma Kota Mataram, Humas Majelis Agung Windu Sesukertaning Jagat I Made Sanakumara, Ketua Peradah Indonesia Provinsi NTB I Gede Purnama M. Arta dan tokoh agama Hindu Kecamatan Selaparang. (Djr/w-001)

Pengurus Pasraman Sarining Gita foto bersama Pengurus Puskor Hindunesia dan Humas Majelis Agung Windu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *