Daerah  

Transparansi Dana Hibah Disoal LSM, Ketua KONI Lombok Barat Menjawab

Ketua KONI Lombok Barat H. Suherman
banner 120x600

Wordly.id | NTB – Dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Kabupaten Lombok Barat (Lobar), yang dikucurkan Pemerintah Daerah Lobar sejak tahun 2016 hingga 2020 dipertanyakan Gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat Lobar. Hal ditanggapi dan atau dijawab Ketua KONI Lobar.

Ketua KONI Lobar H. Suherman kepada awak media, Jumat (14/1/2022), mengatakan bahwa terkait dana hibah KONI Lobar tidak ada yang ditutup-tutupi (transparan). Artinya, dana hibah tersebut telah sesuai dengan peruntukannya, pun pelaporannya telah sesuai dengan prosedur yang ada.

“Terkait dana hibah itu tidak ada yang kami tutup-tutupi dan semua Pengurus KONI juga tahu. Sedangkan kaitannya dengan penggunaan atau pengalokasiannya, juga sudah sesuai dengan peruntukannya,” ungkapnya.

Dijelaskan, ketika terdapat penyimpangan dalam penggunaan atau pengalokasian dana hibah tersebut, maka Inspektorat Kabupaten Lombok Barat dipastikan akan melakukan pemanggilan untuk mempertanyakan.

“Jadi kalau memang sejak 2016 hingga tahun 2020 ada penyimpangan penggunaan atau peruntikannya, tentunya kami pasti akan dipanggil Inspektorat. Nah, kalau pelaporan sudah kami sampaikan ke Pemerintah Kabupaten sebagai pemberi hibah, kemudian karena sudah sesuai dengan dana hibah yang dikucurkan atau kami terima sesuai dengan peruntukannya, inspektorat tidak melakukan pemanggilan, lantas dimana letak tak transparannya?,” jelas Herman.

“Pastinya masing-masing cabor (cabang olahraga, red) sudah tahu itu, karena mereka yang menerima manfaatnya,” imbuhnya.

Menurut sapaan Herman itu, nilai dana hibah yang dikucurkan tidak selalu sesuai dengan anggaran yang diajukan atau diusulkan KONI, sehingga berimbas terhadap berkurangnya nominal untuk masing-masing cabor.

Sementara itu, gabungan LSM Lombok Barat di antaranya PPLS, Edukasini, LMPP, Gempar NTB, dan LPTN NTB melalui pres rilisnya meminta Ketua KONI Lombok Barat, lebih transparan terhadap penggunaan dana hibah tahun 2016 hingga 2020 dengan total Rp. 5.780.000.000.

“Untuk anggaran di tahun 2021 sekitar satu milyar rupiah, namun yang bisa terealisasi hanya sebesar 950 juta rupiah, lewat Dinas Pemuda dan Olahraga,” sebut Asmuni dari PPLS.

Gabungan LSM Lobar berharap, Pengurus KONI Lombok Barat dan seluruh cabang olahraga lebih terbuka ke publik. (djr/w-001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *