Daerah  

Kapolda NTB Terima Kunjungan Kepala Kanwil Kemenag Yang Baru

banner 120x600

Wordly.idǀMataram – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irjen Pol Djoko Poerwanto menerima kedatangan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi NTB, H Zamroni Aziz, Jumat (13/1/2022).

“Hari ini kami menyambut kedatangan Kanwil Kemenag NTB yang baru, untuk bersilaturrahmi” kata Irjen Pol Djoko Poerwanto usai menjamunya di ruang kerjanya.

Dikatakan, pertemuan ini merupakan agenda lanjutan setelah pertemuan dengan Menteri Agama RI ketika ia datang ke Lombok menjelang perayaan tahun baru beberapa waktu lalu.

“menteri agama merupakan menteri semua agama, perpanjangan tangannya di daerah adalah Kanwil. Bergama agama yang ada di NTB memerlukan adanya kerjasama antara Polda NTB dengan Kanwil dalam memelihara Kamtibmas di Nusa Tenggara Barat,” jelasnya.

“terlebih, Kemenag mempunyai penyuluh hingga ke desa-desa. Begitu juga dengan Polda, punya Bhabinkamtibmas,” tambahnya.

Kedepannya, ia berharap kerja sama antara Polda NTB dengan Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Barat dapat terjalin dengan baik, sehingga Kamtibmas dapat terpelihara dengan maksimal.

Sementara Kanwil Kemenag Provinsi NTB H Zamroni Aziz menjelaskan, kedatangannya ke Polda NTB untuk bertemu Kapolda, merupakan salah satu programnya setelah dilantik beberapa hari lalu.

“sebagai Kanwil Kemenag NTB yang baru selesai dilantik, dan juga sebagai pengemban amanah Kementerian Agama RI yang merupakan payung dari semua umat, tentu kami perlu berkoordinasi dengan semua pihak terutama Polda NTB,” ujarnya.

“TNI Polri adalah mitra yang strategis, untuk bersama-sama membangun umat, menciptakan keamanan dan kenyamanan di Nusa Tenggara Barat,” imbuhnya.

Sementara, pokok pembahasan yang dibicarakan dengan Kapolda NTB, Zamroni mengatakan, semua hal tentang programnya di Nusa Tenggara Barat. Termasuk, bagaimana menjaga kerukunan antar umat beragama.

“saya kira, kita punya visi yang sama, beliau punya anggota disetiap desa, kami juga punya penyuluh disetiap desa, baik yang muslim maupun non muslim,” jelasnya.

“jika disinergikan, banyak hal yang dapat kita lakukan dengan pihak Kepolisian di NTB ini,” pungkansya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *