Daerah  

Lombok Barat Pastikan Buka Pasar Hewan September Mendatang

Ketua Satgas PMK Lombok Barat HL. Winengan (kanan)
banner 120x600

Wordly.id | NTB – Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga bulan Agustus 2022, telah terbebas dan atau keluar dari pandemi penyakit menular hewan dan dikenal dengan penyakit mulut dan kuku (PMK). Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat menargrtkan membuka kembali pasar hewan, pada bulan September 2022 mendatang.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) PMK Kabupaten Lombok Barat HL. Winengan, Selasa (23/8/2022), mengatakan bahwa pembukaan kembali pasar hewan September mendatang, pasca zero PMK di Lombok Barat akan diikuti dengan penerapan aturan ketat.

“Kita pastikan hewan yang masuk pasar tersebut, harus yang sudah divaksin dan memiliki surat vaksin,” ungkapnya.

Ketua Satgas PMK yang juga Kepala Dinas Pertanian (Distan) Lombok Barat itu menjelaskan, dalam pembukaan pasar hewan pihaknya akan melibatkan semua unsur terkait, dalam penerapan aturan hewan masuk pasar.

“Kita akan perketat di setiap pintu masuk pasar hewan dengan menugaskan semua satgas PMK. Jika sudah kita berikan imbauan seperti ini dan tidak diindahkan, dengan tetap membawa hewan sakit masuk pasar hewan, maka kita akan sembelih paksa,” tegas Winengan.

PMK merupakan penyakit hewan menular yang menyerang hewan berkuku belah, baik hewan ternak maupun hewan liar seperti sapi, kerbau, domba, kambing, babi, rusa/kijang, onta dan gajah. PMK disebabkan oleh foot and mouth diseases virus (FMDV), dimana virus ini masuk ke dalam famili Picornaviridae dan genus Aphtovirus. (Djr/w-001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *