Daerah  

Jenazah TKI Asal NTB Tiba Hari ini di Lombok

Jenazah TKI korban kapal tenggelam saat tiba di pelabuhan Batam (Foto: Istimewa)
banner 120x600

Wordly.id | NTB – Jenazah tenaga kerja Indonesia atau TKI korban kapal tenggelam di Malaysia dijadwalkan tiba hari ini, Jumat (24/12/2021), melalui Bandara Internasional Lombok (BIL). Tujuh jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) yang diketahui ilegal itu, akan dipulangkan secara bertahap dari Batam karena terbatasnya ketersediaan cargo pesawat.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam surat bernomor: P 8344/UPT-BP2MI-11/XII/2021 tertanggal 23 Desember 2021, meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi (Disnakertrans) memfasilitasi pemulangan ketujuh jenazah PMI hingga diterima pihak keluarga.

“Dimohon kepada Bapak kiranya berkenan membantu memfasilitasi pemulangan ketujuh Jenazah PMI korban kapal tenggelam tersebut, sampai ke daerah asal dan menyerahkannya kepada pihak keiuarga,” sebut Kepala UPT. BP2MI NTB Abri Danar Prabawa, S.E., M.P.A.

“Terkait detail jadwal pemulangan lanjutan dan informasi lebih lanjut akan disampaikan pada kesempatan pertama,” lanjutnya.

Disebutkan, pemulangan tujuh jenazah TKI yang sudah teridentifikasi itu dibagi dalam tiga gelombang. Gelombang pertama sejumlah tiga jenazah menggunakan pesawat Batik Air, yakni jenazah atas nama Bangsaludin (43) dan Syech Mulachela (38) asal Kabupaten Lombok Tengah, serta Ahmad Abdullah Patoni (37) asal Kabupaten Lombok Timur.

“ID6863 rute Batam – Jakarta, dilanjutkan pesawat Lion Air JT654 rute Jakarta – Lombok, dengan perkiraan kedatangan pukul 14.15 Wita,” sebutnya.

Selanjutnya pemulangan gelombang kedua pada Sabtu, 25 Desember 2021 (besok), yakni dua jenazah TKI atas nama Sopian dan Julianingsih dijadwalkan sekitar pukul 12.15 WIB. Sementara pemulangan gelombang ketiga pada hari yang sama dua jenazah lainnya atas nama Herman dan Juminah, dijadwalkan pada pukul 13.00 WIB dari Batam menuju Jakarta.

Disebutkan, otoritas terkait di Malaysia menyampaikan bahwa kapal karam jenis boat pancung tersebut, membawa sedikitnya 50 orang Warga Negara Indonesia (WNI) per hari Ahad (19/12/2021), dimana terdapat 13 orang diantaranya 11 laki-laki dan dua perempuan diketahui selamat, 21 jenazah korban telah ditemukan, sedangkan sisanya masih dalam pencarian.

Dari ke-21 jenazah TKI korban kapal tenggelam itu, tujuh jenazah telah terindentifikasi dan dikonfirmasi kepada keluarga atau ahli waris baik di Indonesia maupun di Malaysia.

Untuk diketahui, tim gabungan dari instansi terkait telah berangkat ke negeri jiran Malaysia, menggunakan KP Laksamana 7012 milik Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, yang telah diizinkan memasuki wilayah perairan Malaysia. (Luh/W-006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *