Daerah  

Sengkarut Tanah HGU Kaki Rinjani Berbuntut Pengusiran Pekerja

Petani penggarap saat mengusir pekerja yang sedang menggarap lahan HGU di kaki Gunung Rinjani
banner 120x600

Wordly.id | NTB – Pekerja harian lepas PT. Sembalun Kesuma Emas (SKE), Ahad (26/12/2021), diusir petani penggarap yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sembalun Menggugat (AMSM). Pengusiran itu sebagai buntut sengkarut sengketa tanah HGU, di kawasan Dalam Petung Desa Sembalun Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tidak kunjung selesai.

Perwakilan masyarakat tani Sembalun Dedi Musra mengatakan, aksi itu adalah bentuk komitmen para petani penggarap, dalam mempertahankan lahannya yang puluhan tahun dikelola dan digarap.

“Inilah komitmen masyarakat untuk mempertahankan haknya,” tegasnya.

Menurut Dedi, pihaknya tetap akan mempertahankan hak petani, lebih-lebih izin HGU PT SKE dinilainya cacat hukum.

“Jika kita cermati izin atau SK HGU PT SKE itu jelas cacat hukum, kerena tidak punya dasar dan lahan seluas 150 hektar dalam HGU-nya itu masih berkonflik,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, pihak pemerintah daerah dan perusahaan (SKE) memiliki itikad baik, untuk menyelesaikan sengkarut lahan tersebut, sehingga tidak ada pihak-pihak yang dirugikan. (Rosy/w-006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *