Pengebom Ikan Diringkus Polairud Polda NTB

Direktur Polairud Polda NTB (kiri) saat konferensi pers penangkapan pengebom ikan
banner 120x600

Wordly.id|Mataram – Kapal Patroli Polisi XXI-2008 milik Polairud Polda NTB, berhasil menggagalkan aksi pencurian ikan di perairan Teluk Rano. Dalam patroli yang dilakukan pada Senin, 22 Mei 2023, sekitar pukul 10.00 Wita, awak kapal patroli melihat tiga unit kapal yang mencurigakan di Teluk tersebut.

Menurut Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Kobul Syahrin Ritonga, Kamis (8/6/2023), setelah melakukan pemeriksaan terhadap tiga unit perahu motor pada hari Selasa sekitar pukul 05.00 Wita, di Perahu Motor Bunga Saroja dan dua unit perahu tanpa nama, petugas menemukan barang bukti yang mengindikasikan adanya tindak pencurian ikan menggunakan bahan peledak.

“Dalam pemeriksaan tersebut ditemukan 28 botol bahan peledak atau bom ikan, termasuk ikan yang ditangkap dengan menggunakan bahan peledak tersebut,” ungkapnya.

“Tindakan ini jelas merugikan dan membahayakan kelestarian sumber daya ikan di perairan tersebut,” tandasnya.

Direktur Polairud Polda NTB juga mengungkapkan identitas para pengebom yang berhasil ditangkap, diantaranya inisial H (31 tahun), M (60 tahun), T (24 tahun), S (47 tahun), NAS (19 tahun), Sa (18 tahun), F (25 tahun), A (24 tahun), J (48 tahun), Jun (55 tahun) dan Sy (22 tahun).

“Mereka rata-rata memiliki latar belakang profesi nelayan atau pekerjaan terkait perikanan,” sebut Kombes Kobul.

Dijelaskan, selain identitas para terduga, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang menjadi alat dan bahan yang digunakan dalam aksi pencurian ikan. Barang bukti tersebut antara lain 3 rangkaian bom ikan, 20 botol pupuk, detonator, mesiu, potongan sandal, potongan botol kecap, serokan ikan, kaca mata selam, ikan jenis campuran seberat 55 kg, kompresor, selang, dakor, kacamata selam, sepatu katak, panah ikan, dan tiga unit kapal motor yang digunakan untuk kegiatan pencurian ikan.

“Tindakan tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera, kepada pelaku pencurian ikan dan menjaga kelestarian sumber daya ikan di perairan,” tegasnya.

Direktur Polairud Polda NTB mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk ikut serta dalam melindungi sumber daya ikan yang menjadi kekayaan alam kita semua.