Dua Warga Mataram Diringkus saat Transaksi Sabu

banner 120x600

Wordly.idǀMataram – Dua warga Kota Mataram inisial H (35) dan AN (28) diringkus Satresnarkoba Polresta Mataram, saat sedang bertransaksi narkoba jenis sabu di sebuah warung kopi, di lingkungan Bertais Selatan Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya Kota Mataram.

Kasat Resnarkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama S.E., S.I.K., M.H., Selasa (10/1/2023), penangkapan terhadap kedua terduga merupakan tindak lanjut informasi masyarakat, terkait warung kopi yang diduga sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

“Penangkapan tersangka ini berdasarkan hasil sidik di lapangan Anggota Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram, bahkan informasi yang diterima dari masyarakat bahwa sebuah warung kopi di lingkungan Bertais Selatan diduga sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkotika”, Yogi.

Dikatakan, didampingi dan disaksikan perangkat lingkungan setempat, Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram melakukan penggeledahan badan dan penulusuran tempat kejadian perkara (TKP), dimana kemudian ditemukan barang bukti (BB) diduga narkotika jenis sabu.

“Selain mengamankan dua terduga pelaku beserta barang bukti narkotika jenis sabu ini, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti milik H,” ujarnya.

Disebutkan, BB milik H yang berhasil ditemukan diantaranya 10 klip transparan berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu, empat klip berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu, satu handphone (hp) android merek Oppo warna biru, satu hp android merek Samsung warna biru tua, satu hp android merek Redmi warna biru dan uang tunai Rp.921.000 serta mengamankan satu unit sepeda motor merek Yamaha Mio warna hitam tanpa nopol.

“Sedangkan barang bukti berupa uang tunai Rp.4.800.000 dan satu unit mobil truk Hino nopol AB 8531 NH. Untuk keseluruhan narkotika jenis sabu total berat bruto 5,12 gram milik AN juga diamankan,” katanya.

Disampaikan, kedya terduga beserta barang bukti hingga berita ini terpublish diamankan di Polresta Mataram guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

“Kedua terduga terancam Pasal 112 ayat (2)  Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 20 tahun penjara,” tutup Yogi. (Desi/w-007)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *