Nongkrong Asyik di Gora Lesehan dan Angkringan

Penyerahan potongan tumpeng oleh Ibu Santi kepada Ketua IOSKI NTB daat launching Gora Lesehan dan Angkringan
banner 120x600

Wordly.id | NTB – Seiring mereda atau melandainya pandemi Covid-19 dan PMK di Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (27/8/2022) malam, telah dilaunching bagi pecinta kuliner Nusantara dan tempat tongkrongan Gora Lesehan dan Angkringan, untuk melengkapi malam akhir pekan warga Kota Mataram.

Gora Lesehan dan Angkringan berlokasi di Jalan Gora 1 Nomor 66 Cakranegara Utara Kota Mataram, menawarkan berbagai jenis kuliner khas Nusantara khususnya khas Bumi Gora, Lombok dengan harga yang terjangkau.

Pengunjung Gora Lesehan dan Angkringan memiliki beberapa paket menu dengan kisaran harga mulai Rp. 15.000 hingga Rp. 35.000. Selain itu, ada juga menu AMPERA (amanat penderitaan rakyat) seperti capcay goreng/kuah, mie goreng/kuah, nasi goreng ayang, cah kangkung, kentang goreng, sosis dan nugget serta telur dadar.

Pun tak ketinggalan Gora Lesehan dan Angkringan menawarkan berbagai minuman seperti es jeruk dan jeruk hangat, es teh dan teh hangat, sel-sel boba, soft drink dan kopi banyuatis.

Mewakili oner Gora Lesehan dan Angkringan dr. Babad Bagus dan dr. Nina yang belum sempat hadir saat launching, Yogi Swara mengatakan bahwa dibukanya lesehan dan angkringan itu, mengusung konsep kekeluargaan.

“Tempat ini memiliki konsep kekeluargaan yang bisa dipakai untuk nongkrong, diskusi dan lain-lain. Untuk ibu-ibu IOSKI juga bisa untuk senam juga unuk teman-teman advokat bisa meeting di Gora Lesehan dan Angkrinan,” ungkapnya.

Pengacara muda sapaan Yogi itu juga berharap kepada para undangan yang hadir dalam launching, seperti Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) NTB, para pengusaha dan advokat untuk turut serta mempromosikan Gora Lesehan dan Angkringan.

“Mari sama-sama kita saling mendukung demi kemajuan kuliner nusantara khususnya kuliner khas NTB,” ucapnya.

Sementara peletak dasar Gora Lesehan dan Angkringan Bapak Rasmen menyebutkan bahwa lesehan dan angkringan yang dilaunching itu, mengusung semboyan keterbukaan dengan tetap mengedepankan ketertiban dan keteraturan.

“Lesengan dan angkringan ini mengusung semboyan ‘Igaliter Tanpa Batas’. Jadi, diperuntukkan bagi semua elemen masyarakat Nusa Tenggara Barat, tanpa melihat latar belakang. Yang jelas selain menyediakan menu kuliner dan minuman, kami juga siapkan nuansa santai,” katanya.

Untuk diketahui, usai launching yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh perwakilan oner, Ibu Santi yang di berikan kepada Ketua IOSKI NTB Ibu Hj. Sri Yulianti, acara dilanjutkan dengan mencicipi tester menu suguhan Gora Lesehan dan Angkringan.

Beberapa penyicip masakan Gora Lesehan dan Angkringan mengungkapkan testimoninya, sebagai evaluasi bagi pihak lesehan dan angkringan.

“Saya suka capcay, enak sekali termasuk masakan ikannya, tapi tadi saya nemu masih ada satu tulang yang bikin kurang nyaman saat dikunyah. Tapi secara umum hidangannya mantap, skornya rata-rata 9,99,” ujar seorang ibu.

Setelah acara itu, Gora Lesehan dan Angkringan memberi kesempatan kepada para undangan, menikmati berbagai hidangan khas Gora Leehan dan Angkringan.

Sedangkan Ketua IOSKI NTB Hj. Sri Yulianti menyampaikan kesan apresiasi, dengan dibukanya Gora Lesehan dan Angkringan.

“Satu kata untuk lesehan ini, suasananya nyaman dan adem, pokoknya mantap,” tuturnya.

“Guraminya meledak nikmatnya dan capcay nomor satu,” timpal Ibu Sri Gading. (Ang/w-005)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *