Menkominfo Ajak Seragamkan Data RTM Penerima STB Gratis

Rapat virtual Menkominfo terkait data RTM (Foto: Dok. Kemenkominfo)
banner 120x600

Wordly.id | Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika meminta segenap pihak terkait dengan distribusi Set Top Box atau STB gratis, untuk meningkatkan koordinasi dan menyeragamkan data Rumah Tangga Miskin atau RTM penerima bantuan STB gratis.

Hal itu diungkapkan Menkominfo Johnny G. Plate sesuai siaran pers kemenkominfo Nomor 230/HM/KOMINFO/06/2022, Jumat (3/6/2022), dalam Rapat Koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kepala Daerah, terkait data RTM dalam rangka migrasi TV analog ke TV digital, yang berlangsung secara virtual dari Jakarta Pusat.

“Pak Sekjen Kemendagri, saya harapkan kalau bisa nanti setelah rapat ini langsung dibentuk timnya dan bisa langsung koordinasi, untuk memasukkan data-data yang bisa diberikan kepada yang menyediakan STB, untuk melakukan distribusinya lebih cepat,” katanya.

Baca juga: Ini Cara Mendapatkan Siaran TV Digital

Dalam kesempatan tersebut, Menkominfo juga meminta perusahaan penyelenggara multiplexing (Mux), untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait lainnya, terutama dalam distribusi bantuan STB bagi keluarga miskin.

“Karena fase-fase berikutnya kita akan lakukan Analog Switch Off juga. Saya minta mulai mendiskusikannya sekaligus memberikan tantangan kepada perusahaan-perusahaan televisi. Apa mungkin ASO dilakukan dari ibukota? Selama ini yang kita lakukan dari periferal atau pinggir. Kita bisa melakukan dari pinggir dan dari tengah, sehingga ini akan kita lakukan bersama-sama,” jelasnya.

Menteri Johnny menyatakan, saat ini seluruh perangkat televisi yang dimiliki masyarakat belum sepenuhnya digital. Oleh karena itu, Pemerintah mengambil kebijakan untuk menyediakan perangkat STB, agar perangkat televisi analog atau tabung dapat menerima layanan siaran televisi digital.

“STB ini disediakan melalui dua kategori. Kategori yang pertama adalah keluarga yang dikategorikan sebagai televisi nondigital milik masyarakat miskin. Itu disediakan oleh penyelenggara multiplexing yaitu dua belas stasiun siaran televisi,” ujarnya.

Lebih lanjut Menkominfo menandaskan, apabila terdapat kekurangan STB bagi masyarakat miskin, maka Pemerintah akan membantu penyediaannya.

“Terkait dengan pengadaan dan distribusi STB, dapat saya sampaikan bahwa Pemerintah melalui Kominfo telah menyediakan satu juta unit STB, yang saat ini sedang dilakukan distribusinya, dipasang pada perangkat televisi masyarakat yang belum digital,” tutur Menkominfo.

Disebutkan, Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) akan mennyediakan perangkat berjumlah sekitar 4,2 juta STB.

“Ketersedian 5,2 juta unit ini harus kita pastikan cukup bagi kebutuhan STB untuk televisi-televisi masyarakat miskin yang belum digital,” harapnya.

Sedangkan bagi masyarakat yang tidak dikategorikan sebagai keluarga miskin atau RTM, Menkominfo menyatakan penyediaan perangkat STB untuk televisi yang belum digital itu dilakukan secara mandiri atau dengan pengadaan sendiri. (Djr/w-001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *