PLN jadi Korporasi Terpopuler Versi SPS

PLN-SPS
Penyerahan penghargaan perusahaan terpopuler dari Ketum SPS kepada Dirut PLN
banner 120x600

Wordly.id|Bali – Serikat Perusahaan Pers atau SPS, Selasa (15/8/2023), memberikan penghargaan kepada PT. PLN (Persero) sebagai perusahaan terpopuler di media arus utama tahun 2023. Penghargaan itu tidak hanya memperkuat reputasi layanan PLN yang semakin berkualitas, tetapi juga menegaskan posisi PLN sebagai pionir dalam memandu informasi transisi energi di Indonesia.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dengan rendah hati berbagi jika seharusnya apresiasi itu diberikan kepada wartawan, yang telah dengan gigih mendampingi dan menginformasikan perubahan transformasi PLN dalam tiga tahun terakhir.

“Saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga, kepada semua rekan media di seluruh negeri atas perhatian luar biasa, yang telah diberikan dalam mengikuti transformasi PLN sejak tahun 2020,” ungkapnya.

“Dukungan ini akan menjadi pemicu bagi PLN untuk lebih mengokohkan dan memperluas pencapaian yang sudah kami raih, guna memastikan bahwa PLN akan semakin adaptif di masa depan,” lanjut Darmawan.

Dalam kesempatan itu, Darmawan juga menyoroti peningkatan kepuasan pelanggan yang terjadi berkat kemudahan, kecepatan dan integrasi layanan pelanggan melalui Aplikasi Super PLN Mobile. Dimana aplikasi yang telah diunduh oleh lebih dari 40 juta pengguna itu, tidak hanya menyediakan fitur-fitur seperti permintaan pasang baru, penambahan daya dan keluhan pelanggan yang terhubung, tetapi juga memperkuat saluran komunikasi.

“Pada masa lalu, interaksi antara PLN dan pelanggan terbatas. Pelanggan sering kali bingung tentang cara mengutarakan keluhan mereka. Bahkan, ketika menghubungi melalui telepon, belum tentu ada tindak lanjutnya,” ujar Darmawan.

“Kini, kami telah menciptakan wadah komunikasi dalam format digital. Pelanggan dapat melaporkan masalah melalui PLN Mobile, yang membuat tanggapan dari petugas kami menjadi lebih responsif dan cepat,” jelasnya.

Walau demikian, PLN juga tidak lupa mengungkapkan rasa terima kasih kepada para praktisi media, yang telah memberikan dukungan dalam menjalankan transisi energi ini.

“Kami juga ingin berterima kasih kepada seluruh individu dalam dunia jurnalistik. Upaya kami dalam melaksanakan transisi energi senantiasa dipublikasikan dengan baik. Kami sadar bahwa transisi ini bukanlah tugas yang bisa kami jalani sendiri, kerjasama menjadi kunci agar proses ini berjalan efektif. Semangat kolaborasi ini memotivasi kami dalam meneruskan transisi energi ini,” ulasnya.

Darmawan juga mengamini jika penghargaan itu tak lepas dari perubahan komunikasi yang telah diadopsi oleh PLN. Di era teknologi yang kian mengubah, para praktisi humas diharapkan berevolusi dan perlu menjadi spons yang menyerap pengetahuan dan strategi baru, agar pelayanan kepada publik dan pelanggan semakin terdepan.

“Penghargaan ini mencerminkan pengakuan serta apresiasi kami kepada semua anggota PLN, yang dengan sepenuh hati dan kekompakan telah membawa PLN menjadi entitas energi masa depan,” ujarnya.

“Ini sekaligus menjadi dorongan bagi kami, untuk terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia,” imbuh Darmawan.

Sementara Gubernur Bali I Wayan Koster, dalam pidatonya menekankan perlunya terus mendorong kolaborasi antara penyelenggara layanan publik dengan media. Menurut Koster, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, transformasi dalam institusi pelayanan publik dapat terus terjadi, membuka jalan yang dinamis untuk perkembangan ke depan.

“Sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pelayanan masyarakat, kerjasama dengan insan pers memiliki peran krusial. Wartawan adalah medium komunikasi penting yang memastikan informasi dan kebijakan tersampaikan dengan merata dan baik kepada seluruh lapisan masyarakat,” kata Koster.

Pandangan serupa juga diungkapkan Ketua Umum SPS Januar P. Ruswita, yang menyatakan jika kolaborasi itu perlu diperluas, dengan melibatkan para pelaku industri serta pemangku kepentingan di dunia media.

“Kita sangat memerlukan media arus utama, yang bisa bertindak sebagai clearing host dan penyedia cek fakta untuk berita-berita yang disampaikan secara langsung, guna mencegah mewabahnya berita palsu di tengah masyarakat,” sebutnya.

“Dengan adanya media arus utama, harapannya adalah informasi yang diberikan dapat menjadi pegangan bagi masyarakat, pelaku bisnis serta pemerintah,” tutup Januar. (des/w-007)