Kepala Imigrasi Mataram Apresiasi Kunker Komisi III DPR RI

Kepala Imigrasi Mataram usai mengikuti Kunker Komisi III DPR RI di Polda NTB
banner 120x600

Wordly.id|Mataram – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram, mengapresiasi Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Kamis (25/5/2023), di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Kanwil Kemenkumham NTB melalui Kepala Imigrasi Mataram Pungki Handoyo, usai menghadiri kunker Komisi III DPR RI yang terpusat di Balai Lumbung Lapangan Bhara Daksa Polda NTB mengatakan, kunker Komisi III kali ini juga terkait dengan tugas keimigrasian.

“Patut diapresiasi karena Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI ini, juga semakin melegitimasi tugas Imigrasi dalam pengawasan lalu lintas orang asing,” ungkapnya.

Dikatakan, tugas pengawasan lalu lintas orang asing oleh Kanim Mataram di wilayah NTB, telah dilakukan secara terus menerus melalui dua bentuk pengawasan, yakni pengawasan terbuka dalam bentuk Operasi Mandiri dan Gabungan serta pengawasan tertutup atau Operasi Penyelidikan Intelijen.

“Pengawasan ini berkaitan dengan keberadaan dsn kegiatan orang asing di wilayah NTB, termasuk di dalamnya pemeriksaan kelengkapan dokumen izin tinggal yang kami laksanakan secara rutin maupun insidentil,” jelas Pungki.

Lebih lanjut Pungki menyampaikan, bentuk pengawasan keimigrasian lainnya yang dilakukan Kanim Mataram, berupa pengawasan administratif dimana dilakukan pengecekan kelengkapan dokumen WNI yang masuk ke wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).

“Tadi semua sudah dipaparkan kepada Tim Kunker DPR RI, termasuk data perlintasan orang asing di TPI Udara dan TPI Laut,” tandasnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ir. Pangeran Khairul Saleh, M.M. menyampaikan, ada dua isu yang diangkat terkait project strategis bidang pariwisata dalam kunker di NTB.

“Yaitu terkait isu kamtibmas dan isu lalu lintas orang asing,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga ketua tim kunker itu menjelaskan, pihaknya telah berpesan khususnya kepada Kapolda NTB dalam penanganan tindak pidana narkotika, terutama bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Jangan sampai kemudian wisatawan takut datang ke NTB,” ucapnya.

Untuk diketahui, rombongan Kunker Komisi III DPR RI di NTB berjumlah 18 orang, terdiri dari 10 anggota dan 8 staf komisi. (ang/w-005)