Ustadz Bram Azhar : Yang lalu biarlah berlalu

banner 120x600

wordly.id Jawa Barat  Mengingat masa lalu, kemudian bersedih atas nestapa dan kegagalan didalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila.itu sama artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan menguburkanmasa depan yang blm terjadi.

 

Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu atau di bawah payung gelap masa silam. Selamatkan diri Anda dari bayangan masa lalu! Apakah Anda ingin mengembalikan air sungai kehulu, matahari ketempatnya terbit, seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata dalam kelopak mata?

 

Membaca kembali masa lalu hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat, dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga.

Dalam Al-Quran setiap kali menerangkan kondisi suatu kaum dan apa saja yang telah mereka lakukan, Allah selalu mengatakan “Itu adalah umat yang lalu “Begitulah ketika suatu perkara habis maka selesai pula urusannya. Dan tak ada gunanya mengurai kembali bangkai zaman dan memutar kembali roda sejarah.

 

Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melihat dan sedikitpun menoleh ke belakang.

Pasalnya, angin akan selalu berhembus kedepan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan berjalan ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan, maka itu ,janganlah pernah melawan sunnah kehidupan.

 

Wassalam

Ustadz Bram.Azhar.

 

Sunardi lintang