Stop Membuli Jokowi, Keluarganya Dipilih Rakyat Karena Mampu Bukan Nepotisme

banner 120x600

wordly.id Jawa Barat
Jakarta – Pengamat politik Ramses Sitorus menegaskan pentingnya menghentikan tindakan membuli terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya, yang sering kali dituduh memperoleh posisi melalui nepotisme. Dalam sebuah diskusi di Jakarta, Minggu (30/6), Ramses menyatakan bahwa keluarga Jokowi dipilih oleh rakyat karena kemampuan mereka, bukan karena hubungan keluarga.

“Keluarga Jokowi adalah individu-individu yang memiliki kompetensi dan integritas untuk berkarya bagi bangsa ini. Tuduhan nepotisme tidak berdasar dan hanya merusak citra serta prestasi yang telah mereka capai,” kata Ramses.

Ramses juga menekankan bahwa dalam demokrasi, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk berkontribusi. “Kita harus melihat prestasi dan dedikasi mereka. Jangan hanya karena mereka keluarga Presiden, lalu dianggap mendapatkan posisi secara tidak adil. Mereka telah membuktikan kemampuan mereka di hadapan rakyat,” lanjutnya.

Menurut Ramses, isu nepotisme ini sering kali digunakan sebagai senjata politik untuk menyerang lawan. “Kita harus lebih bijak dan objektif dalam menilai. Jangan mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar. Mari kita fokus pada kinerja dan kontribusi nyata,” tambahnya.

Ramses mengajak semua pihak untuk menjaga etika dalam berpolitik dan menghormati setiap individu berdasarkan kemampuan dan prestasinya. “Tindakan membuli hanya akan menciptakan suasana negatif dan tidak produktif. Mari kita dukung setiap upaya yang positif demi kemajuan bangsa,” tutupnya.

“Sunardi Lintang “