SMP Satap Kumbak Kemah Tadabbur Alam di Pantai Cemara

Tadabbur Alam
Salah satu kegiatan siswa-siswi SMP Satap Kumbak saat Kemah Tadabbur Alam di Pantai Cemara
banner 120x600

Wordly.id|Lobar – Program ekstra kurikuler bagi siswa-siswi, menjadi perhatian khusus Sekolah Menengah Pertama Negeri Satu Atap atau SMP Satap Kumbak, Desa Ranggagata. Salah satu program ekstra kurikuler SMP Negeri Satap Kumbak, yakni pelaksanaan kegiatan Kemah Tadabbur Alam di Pantai Cemara Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Wakil Kepala SMP Negeri Satap Kumbak Joni Iskandar, S.Pd. ditemui di sela tadabbur alam, Sabtu (2/8/2023), mengungkapkan jika kegiatan tersebut sebagai upaya mengajak siswa-siswi menyatu dengan alam.

“Di akhir pekan ini kami mengajak siswa-siswi, untuk merenungi kekuasaan Allah Tuhan Yang Maha Esa. Itulah kenapa kami memilih lokasi di Pantai Cemara,” ungkapnya.

Menurut Wakil Kepala SMP Satap Kumbak, pemilihan Pantai Cemara sebagai lokasi Kemah Tadabbur Alam, sekaligus memperkenalkan destinasi wisata kepada para siswa.

“Kami sengaja memperkenalkan kepada siswa-siswi, salah satu destinasi yang kita miliki di Pulau Lombok ini. Pulau Lombok yang dikenal dengan sebutan Pulau 1000 Masjid ini, memiliki banyak destinasi wisata bahkan sudah tersemat label Lombok Halal Destination,” kata Joni.

Joni menjelaskan, Kemah Tadabbur Alam itu dilaksanakan Sabtu-Ahad yang diikuti siswa-siswi kelas VII sampai IX.

“Tadabbur alam ini diikuti 34 siswa mulai kelas tujuh sampai kelas sembilan, didampingi 8 orang guru pendamping,” ujarnya.

“Untuk dewan guru semua hadir bersama keluarga masing-masing,” imbuhnya.

Sementara Wakil Kepala bidang Kurikulum Hamdalah, S.Pd. mengatakan, pihaknya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, sebagai motivasi dan pemantik untuk perkembangan SMP Satap Kumbak.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi salah satu motivasi, sehingga terjadi peningkatan baik disisi kualitas maupun kuantitas siswa,” harapnya.

Hamdalah menambahkan jika ke depan pihaknya akan terus menggerakkan semua elemen yang ada, termasuk mengintensifkan gerakan pramuka.

“Pramuka juga harus terus digerakkan, untuk penggemblengan fisik dan mental siswa,” ucapnya. (des/w-007)