Direktur PPG Kemdikbudristek Sebut 1,3 Juta Guru Belum Tersertifikasi

Penyerahan Sertifikat Guru kepada lulusan PPG Unram
banner 120x600

Wordly.id | NTB – Jumlah guru di Indonesia saat ini sekitar 3,1 juta orang dan 1,3 juta di antaranya belum tersertifikasi, dimana sertifikasi merupakan salah satu syarat legalitas untuk mendapatkan tunjangan profesi. Demikian disampaikan Plt. Direktur PPG Kemdikbudristek Dr. Temu Ismail, M.Si., Sabtu (5/2/2022), saat pengukuhan dan pengambilan sumpah profesi 893 guru profesional lulusan PPG Daljab FKIP Universitas Mataram, di Auditorium Muhammad Yusuf Abubakar Unram.

“Pelaksanaan sertifikasi guru sudah berjalan 15 tahun sejak 2006/2007. Jumlah guru di Indonesia saat ini sekitar 3,1 juta orang, dan dari jumlah tersebut yang belum tersertifikasi sekitar 1,3 juta orang,” ungkapnya.

Di hadapan Rektor dan civitas akademika Unram, khususnya kepada 893 lulusan Program Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), yang mengikuti secara offline (luring) dan online (daring) via aplikasi zoom, ia memaparkan beberapa persyaratan menjadi guru profesional.

“Syarat guru profesional yaitu pertama kualifikasi pendidikan minimal S1 atau D4, kedua memiliki empat kompetensi yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi personal, dan syarat ketiga memperoleh sertifikat pendidik,” bebernya.

Dikatakan, setelah guru memenuhi persyaratan tersebut maka guru berhak mendapatkan tunjangan profesi, dimana sertifikat merupakan syarat legalitas.

“Sehingga untuk mendapatkan tunjangan profesi, harus memenuhi jumlah beban minimal 36 jam per pekan,” sebutnya.

Selain itu, lanjutnya, dalam pembentukan karakter guru juga membutuhkan Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB).

“Hendaknya guru menyisihkan waktu untuk PKB. Mendidik itu mudah, tetapi membetuk karaker itu yang sulit,” ujarnya.

Sementara menyinggung kaitannya dengan PPG Prajabatan, Temu Ismail mengatakan bahwa hal itu dilaksanakan dengan mempertimbangkan ketersediaan kebutuhan guru dan guru yang akan pensiun.

Sebelumnya, Rektor Unram Prof. Dr. H. Lalu Husni, S.H., M.Hum. dalam sambutanya usai pengukuhan menyampaikan, sebagai Rektor dan mewakili Civitas Akademika Unram mengapresiasi para guru, yang mengikuti PPG di Unram tahun 2021 dan menjadi guru profesional.

“Saudara-saudara harus menunjukkan diri, sebagai guru yang diidam-idamkan oleh semua orang terutama oleh peserta didik. Kepada Saudara-saudara yang belum lulus, harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya, untuk mengikuti ujian ulang agar dapat lulus menjadi guru profesional,” kata Prof. Husni.

“Berkomitmenlah menjadi guru seperti olahragawan, seperti pelari, petinju yang profesional, yang justru setelah menjadi profesional, mereka semakin giat untuk berlatih dan berlatih,” pesan Rektor.

Tampak hadir dalam acara pengukuhan lulusan PPG FKIP Unram secara daring, Dekan FKIP Unram, para Wakil Rektor, para Wakil Dekan, dan Koordinator PPG Daljab FKIP Unram. (Djr/w-001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *