Unram Canangkan Satu Dosen Satu Publikasi

Rektor Unram Prof. Bambang saat pencanangan program satu dosen satu publikasi setiap tahun
banner 120x600

Wordly.id | NTB – Rektor Universitas Mataram (Unram) berencana menerbitkan kebijakan baru bagi dosen yakni “satu dosen satu publikasi setiap tahun”. Kebijakan baru untuk dosen lingkup Unram itu, dalam upaya meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU) khususnya IKU 5 tentang karya dosen yang direkognisi secara internasional.

Hal itu disampaikan Rektor Unram Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D., Selasa (7/6/2022), saat membuka acara penandatanganan kontrak penelitian dan pengabdian bagi dosen, dari pendanaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan kompetitif nasional tahun anggaran 2022 di Gedung Dome kampus induk Unram.

Mengawali sambutannya, Prof. Bambang menyampaikan apresiasi kepada segenap civitas akademika Unram, yang tetap kompak dalam membawa Unram mampu bersaing di tingkat global.

“Kita patut berbangga bahwa Unram masih berada dalam klaster mandiri dari sekian ratus perguruan tinggi di Indonesia. Hari demi hari perkembangan Unram semakin baik,” ungkapnya.

Dalam acara yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unram, yang dihadiri seluruh dosen yang mendapatkan hibah penelitian dan pengabdian PNBP dan kompetitif nasional itu, Rektor Unram menyampaikan rencana kebijakan baru Unram yaitu kebijakan one lecture one publication one year (satu dosen satu publikasi setiap tahun).

“Kebijakan ini dalam upaya kita untuk meningkatkan IKU 5 Unram, kaitannya dengan karya ilmiah dosen yang direkognisi secara internasional,” ucap Prof. Bambang.

“Kebijakan ini akan dikeluarkan ketika Unram telah berlangganan jurnal internasional, dimana satu dosen minimal menghasilkan satu publikasi dalam satu tahun dengan kualitas publikasi,” tandasnya.

Rektor Unram juga mengimbau kepada para dosen, untuk lebih mengingkatkan minat baca terhadap jurnal internasional dengan meng-update jurnal-jurnal terbaru, termasuk memberi penekanan kepada Ketua LPPM Unram dalam seleksi proposal.

“Apabila Unram sudah berlangganan jurnal international, maka seluruh proposal yang tidak mengutip jurnal internasional terbaru tidak akan diloloskan,” tegasnya.

Selain itu Prof. Bambang juga menyampaikan, ke depan mahasiswa juga harus memiliki pedoman yang mengatur jumlah ilmiah internasional yang digunakan. Kebijakan itupun tentu akan dikeluarkan jika Unram telah berlangganan jurnal internasional, memberikan akses dan fasilitas tersebut kepada dosen dan mahasiswa.

“Semoga apa yang kita upayakan saat ini, akan berkontribusi untuk membuat Unram semakin jaya,” pungkasnya. (Djr/w-001)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *