SMPN 13 Mataram Sukses Gelar PPDB 2024

SMPN 13
Kepala SMPN 13 Mataram
banner 120x600

Wordly.id|Mataram – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024 di SMP Negeri 13 Mataram, berjalan dengan lancar dan tertib. Demikian diungkapkan Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 13 Mataram, Jumat (5/7/2024), saat ditemui awak media di ruang kerjanya.

Kepala SMPN 13 Mataram H. Ahmad Saehu mengatakan jika jalur afirmasi, perpindahan orang tua dan prestasi telah resmi ditutup dan hasilnya telah diumumkan.

“Jalur zonasi juga sudah ditutup dan pendaftar sangat membludak, sama seperti jalur afirmasi dan prestasi,” ujarnya.

Saehu menjelaskan, pendaftaran PPDB yang dimulai pada 1 Juli untuk jalur zonasi, tidak menemui kendala apapun dan semuanya berjalan sesuai rencana.

“Kami mengikuti semua petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Kota Mataram, termasuk jumlah kuota yang telah ditentukan,” ungkapnya.

Dikatakan, SMP Negeri 13 Mataram mendapat jatah 11 rombongan belajar (rombel), sama seperti SMPN 7, SMPN 6 dan SMPN 1 Mataram, dimana SMPN 13 Mataram memiliki total kapasitas 308 siswa. Menurutnya, PPDB tahun 2024 ini berbeda dengan tahun ajaran 2023 lalu, dimana tahun ini kuota pendaftaran berhasil terpenuhi.

Disebutkan, hingga saat ini jumlah pendaftar telah mencapai 288 siswa, terdiri dari 46 siswa jalur afirmasi, 62 siswa jalur prestasi dari total 112 pendaftar, dan 180 siswa jalur zonasi.

Saehu juga menyebutkan jika jumlah pendaftar di jalur prestasi melebihi kuota. Namun, ia tetap menerima siswa lebih banyak di jalur ini untuk mengembangkan SMP Negeri 13 Mataram, agar mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di Kota Mataram.

“Situasi serupa terjadi di jalur zonasi, dimana jumlah pendaftar juga melampaui kuota yang ditentukan,” ujarnya.

“Hingga penutupan pendaftaran online, SMP Negeri 13 Mataram masih banyak diminati, hampir setara dengan sekolah-sekolah favorit lainnya,” lanjutnya.

Saehu berharap dapat memenuhi target penerimaan siswa, untuk mengisi kelas yang tersedia.

“Pendaftar bisa mendaftar secara online, namun jika mengalami kesulitan, mereka bisa datang ke sekolah untuk dibantu oleh panitia. Alhamdulillah, selama pendaftaran tidak ada kendala dan semuanya berjalan lancar,” tutupnya. (W-010)