GANNA mitra BNN Sambangi SD ANNISA graha ciantra cikarang selatan

banner 120x600

wordly.id-   Jawa Barat          Bekasi, 07       Desember 2022

Kedatangan Pengurus GANNA mitra BNN    di sambut baik ,ramah tamah oleh pihak sekolah baik scurity, bagian administrasi, dan dipertemukan langsung ke pak         Sukriwan        selaku kepala sekolah SD ANNISA.

 

Pak Eip Kabiro Pendidikan dan Pembinaan menjelaskan,  kami Yayasan Gerakan Anti Narkotika Nusantara  Amartha , hadir dalam rangka menjalin silahturahmi, dengan pihak sekolah untuk kerjasama ,penyuluhan dan sosalisasi tentang bahaya Narkoba terhadap pelajar sebagai generasi penerus bangsa Indonesia.

 

Selanjutnya pak Eip memperkenalkan Ketua GANNA DPC Cikarang Selatan, untuk memperkenalkan dan memaparkan program kerja yang ada di Yayasan  GANNA mitra BNN.

 

Kami Pengurus GANNA mitra BNN  DPC Cikarang Selatan memperkenalkan, Saya Imam Santoso Selaku Ketua GANNA DPC Cikarang Selatan, sebelah saya pak Tommy Kabiro Humas, pak Erlan Bendahara.

pengurus GANNA hadir untuk menjalin hubungan Kerjasama tentang penyuluhan dan sosalisasi bahaya narkoba.

Pelajar adalah generasi bangsa , perlu di berikan pemahaman terhadap bahaya narkoba. agar tidak terjerumus dan hancur generasi pemuda – pemudi  bangsa Indonesia.

Indonesia Sudah Darurat Narkoba, Narkoba  sekarang sudah masuk kesemua lini, yaitu pelajar, pejabat pemerintah, pengusaha,pekerja dan masyarakat .

 

Kami hadir sebagai penggiat Anti Narkotika dari Yayasan GANNA mitra BNN , Perangi Narkoba bersama guru,pelajar , Orang tua murid, masyarakat Indonesia umumnya.

“Jika dari pihak yayasan SD ANNISA  sudah siap untuk kami lakukan Sosialisasi dan penyuluhan bahaya Narkoba, maka kami pun siap untuk hadir menyampaikan materi tentang Bahaya Narkoba, kendati demikian seperti biasanya,kami meminta agar dari pihak sekolahan menyediakan pasilitas tempat untuk di laksanakan nya penyuluhan tentang bahaya Narkoba baik itu di ruang kelas , di lapangan terbuka atau aula sekolah.

 

Pak Sukriwan langsung memberikan pertanyaan , untuk penyuluhan biayanya berapa? Karena hal ini akan kami sampaikan ke pihak yayasan.

 

Pertanyaan yang luar biasa “Kalau dari kami pengurus  GANNA mitra BNN tidak minta bayaran pak, semua kebijakan dari yayasan sekolah Annisa ujar ketua Imam Santoso.

setelah dilakukan penyuluhan sudah menjadi tugas kami untuk meminta dan menunjuk beberapa siswa-siswi untuk dijadikan duta Narkoba nanti nya.

Apa itu Duta Narkoba tanya pak Sukriwan?

 

Duta Narkoba  adalah orang-orang pilihan yang sudah ditempa dengan serangkaian penyuluhan, bahaya narkoba dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang masalah Narkoba.

 

Yang diberi tugas untuk mensosialisasikan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di lingkungan  sekolah.

Penyalahgunaan narkoba hukumnya berat dan dendanya tinggi klau kita mengacu pada pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 Undang – Undang Narkotika No.35 tahun 2009  sebagai berikut,

 

– Pasal 114 (1) Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). (2)Dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga). – Pasal 112 (1)Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah). (2) Dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh)tahun.

 

 

 

Dan kami kedepannya akan menawarkan  program test urine , yang bertujuan melakukan pencegahan , pada pelajar, agar terhindar dari penyalahgunaan Narkoba. Hal ini apabila di lakukan di kalangan sekolah manfaatnya baik, orang tua murid , menentukan / atau memilih sekolah yang terbaik buat anaknya.

dan nantinya hasil dari test urine tersebut dapat di pergunakan dengan baik jika sewaktu-waktu di butuhkan sebagai syarat administrasi dalam pemerintahan atau swasta, bahkan dapat di jadikan standarisasi syarat penerimaan Calon siswa -siswi pada saat penerimaan  murid baru nanti nya.

 

Pak Sukriwan selaku kepala sekolah SD Annisa mendukung program kerja yayasan GANNA yang pastinya akan segera di  sampaikan kepada pemilik yayasan SD ANNISA,

 

Saya sedikit memberi saran,tiap tiap sekolah yg sudah diberikan penyuluhan dan sosalisasi bahaya Narkoba untuk di buatkan group whatsap sambil mengakhiri.

(Sunardi lintang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *