Ganna kabupaten Bekasi nyatakan perang terhadap Narkoba, penyuluhan di Semua sekolah harus terus dilakukan

banner 120x600

Wordly.id- Jawa Barat   Masalah penyalahgunaan narkoba mempunyai dimensi yang luas dan kompleks, ditinjau dari sudut medis, psikologis, maupun psikososial.

Penyalahgunaan narkoba terlebih pada usia remaja dapat merusak diri sendiri berimbas kepada tatanan kehidupan keluarga,

 

lingkungan masyarakat dan lingkungan sekolahnya, bahkan langsung atau tidak langsung merupakan ancaman bagi kelangsungan pembangunan serta masa depan bangsa dan negara kita tercinta.

Generasi muda adalah masa depan bangsa, yang didominasi oleh para remaja di usia 14 hingga 25 tahun, dan merupakan usia yang rentan akan bujukan untuk mengkonsumsi narkoba terutama remaja yang masih berada di bangku pelajar.

 

Apalagi jika didorong dengan permasalahan keluarga atau yang membuat mereka merasa depresi. Dari yang awalnya mereka hanya memiliki rasa ingin tahu,

ingin coba-coba lalu merasakan efeknya hingga kecanduan, dan pada akhirnya mereka terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.

Kalangan remaja dan anak-anak yang berstatus sebagai pelajar membutuhkan penyuluhan mengenai dampak dan bahaya penggunaan narkoba mengingat pada dasarnya bahwa remaja tersebut mempunyai rasa keingintauan yang tinggi dan selalu ingin mencoba-coba hal-hal baru yang didapatkan dari informasi tersebut dan apabila hal ini tidak dibarengi dengan adanya pengawasan,

bimbingan dan arahan dari berbagai pihak, maka para remaja tersebut akan terjerumus dan melakukan hal-hal yang negatif khususnya bahaya narkoba.
Mencermati perkembangan peredaran dan pemakaian narkoba di kalangan remaja sungguh sangat mengkhawatirkan,

karena narkoba jelas mengancam masa depan anak-anak bangsa. Untuk itu, diperlukan suatu kesadaran sosial dalam memerangi peredaran narkoba dengan melibatkan seluruh potensi yang ada mulai dari unsur aparat penegak hukum, birokrasi serta anggota masyarakat untuk bahu-membahu dalam sinergi yang berkesinambungan,

sehingga generasi muda dapat terhindar dari bujuk rayu untuk mengkonsumsi narkoba.

Pada hari Rabu 16/11/2022 para aktivis pegiat anti narkoba Mitra BNN yang tergabung dalam Yayasan GANNA terdiri dari Ibu Ari Novita, S.Psi Sebagai Wakabid OKK dan dibantu rekan-rekan Ibu Wiharti sebagai Staff OKK,

Ibu Imas Staff OKK, dan Bapak Nurjaeyadi, S.Pd sebagai Komandan Satgas

melakukan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan langkah-langkah strategis dalam usaha antisipasi pencegahan dan penanggulangan narkotika di beberapa sekolah wilayah bekasi meliputi

SMA Negeri 1 Karang Bahagia,

SMA Negeri 1 Sukatani,

dan SMP TERPADU Sukatani.

Para siswa-siswi dan para guru menerima dengan senang kehadirannya karena hal ini menambah wawasan akan bahaya narkoba terutama bagi kalangan remaja di bangku sekolah.
Saat ditemui disela-sela kesibukannya Ibu Ari Novita, S.Psi menyampaikan bahwa anak-anak remaja terlebih para pelajar perlu diberikan edukasi mengenai bahaya narkoba dan dampak dari narkoba itu sendiri.

 

Tujuannya untuk menanamkan pengetahuan tentang bahaya narkoba sejak dini,

dan juga sebagai pengetahuan dan antisipasi bagi remaja mengenai bahaya narkoba Ucapnya.
Harapan kita bersama Indonesia akan tetap bersinar bersih dari narkoba ucapan akhir.

(Sunardi lintang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *