Korban Lakalantas di Lombok Tengah Dilarikan ke RS Mandalika

Simulasi penanganan lakalantas oleh Polres Lombok Tengah
banner 120x600

Wordly.id | NTB – Di tengah kesibukan pengamanan even Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2022, Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polres Lombok Tengah, dengan sigap dan cekatan melakukan penanganan lakalantas yang terjadi di Jalan By Pass BIL Baru, yang dilarikan ke Mandalika Internasional Hospital atau RS Mandalika, Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kasat Lantas Polres Lombok Tengah AKP I Putu Gede Caka PR., S.I.K., Senin (14/3/2022) sore, kepada awak media mengatakan bahwa lakalantas itu terjadi tepatnya di Km. 5,175 By Pass BIL Baru menuju Bundaran Songgong, antara sepeda motor merek Honda matic tipe Back Street dengan sebuah mobil Carry open cup.

“Saat Unit Lakalantas tiba di TKP (tempat kejadian perkara, red), anggota mendapatai pengendara roda dua dan sepeda motornya, tergeletak kurang lebih satu meter di depan mobil Carry warna biru,” katanya.

Dikatakan, personel dari Unit Lakalantas Polres Lombok Tengah selanjutnya selain melakukan olah TKP, personel lainnya dengan sigap dan cekatan memberi pertolongan kepada korban.

“Untuk mendapatkan penanganan medis intensif korban dilarikan ke Rumah Sakit Internasional Mandalika, menggunakan mobil ambulance milik kepolisian yang selalu di-standby-kan,” ujarnya.

Untuk diketahui, kejadian tersebut merupakan simulasi penanganan lakalantas menjelang even MotoGP Mandalika 2022, yang dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Lombok Tengah.

Dilaporkan, simulasi Unit Lakalantas Polres Lombok Tengah hari pertama, Ahad (13/3/2022), di Km. 5,175, ditangani Unit Lakalantas yang menjaga timur Pos Songgong, dimana jarak dari pos penjagaan ke TKP sejauh 13 km dengan waktu tempuh 14 menit.

“Dari TKP menuju Rumah Sakit Mandalika 10 menit, dengan jarak tempuh 9 km melalui rute underpass Kadik menuju Bunlar, lanjut ke Rumah Sakit Mandalika. Jadi total waktu tempuh dari Pos Unit Lakalantas ke Rumah Sakit Mandalika, sekitar 24 menit dengan jarak 22 km,” jelas Gede Caka.

Lebih lanjut Kasat Lantas Polres Lombok Tengah menyampaikan bahwa simulasi hari kedua, Senin (14/3/2022), dengan TKP Simpang Tiga Kantor Desa Sengkol yang penanganannya dilakukan oleh Unit Lakalantas Pos Bunlar BIL.

“Waktu tempuh dari Unit Laka Bunlar BIZAM ke TKP laka 10 menit, dengan jarak tempuh 6 km dan kecepatan rata-rata 80 km per jam,” tuturnya.

Dijelaskan, dari TKP korban juga dilarikan ke RS. Internasional Mandalika dan ditangani tim media Unit Gawat Darurat (UGD). Waktu tempuh dari TKP ke RS. Mandalika 4 menit dengan kecepatan 60 km/jam, ditempuh melalui rute Pasar Sengkol dengan jarak 1,5 km.

“Jadi total waktu dari Pos Unit Laka Bunlar BIZAM sampai ke Rumah Sakit Mandalika, setelah olah TKP selama 14 menit dengan total jarak tempuh 7,5 km,” tutup Gede Caka.

Simulasi penanganan lakalantas oleh Polres Lombok Tengah itu, diapresiasi Kapolda NTB melalui Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si.

“Simulasi itu kita apresiasi tinggi. Kegiatan simulasi penanganan lakalantas tersebut guna mempersiapkan kemampuan personel, dalam nenghadapi event MotoGP yang diperkirakan jumlah pengguna lalulintas akan tinggi dan rawan lakalantas,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *