Universitas Mataram Wisuda 966 Lulusan Periode Desember 2021

Rektor Universitas Mataram saat mewisuda salah satu lulusan secara luring
banner 120x600

Wordly.id – Universitas Mataram kembali menggelar wisuda periode Desember tahun akademik 2020/2021, terhadap 966 lulusan. Wisuda secara langsung (offline/luring), Rabu (15/12/2021), terlaksana di Auditorium M. Yusuf Abubakar tanpa ada pendamping wisudawan/wisudawati karena masih dalam kondisi pandemi.

Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof. Dr. H. Lalu Husni, S.H., M.Hum. dalam sambutannya mengatakan, wisuda periode Desember itu digelar secara langsung dengan pertimbangan pandemi yang berangsur membaik. Namun demikian, pelaksanaan wisuda tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan warga kampus (mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan) serta masyarakat sekitar, sehingga kegiatan tatap muka harus tetap dilakukan secara terbatas dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Atas nama Pimpinan Universitas Mataram kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, kepada para orang tua dan keluarga para wisudawan/wisudawati, yang tidak bisa mendampingi putra putrinya secara langsung pada hari yang sangat berbahagia ini,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Prof. Husni juga menyampaikan bahwa dunia saat ini berada di era disrupsi, yakni era dimana terjadi inovasi dan perubahan besar-besaran, yang secara mendasar atau fundemental mengubah semua sistem dan tatanan yang ada beralih kepada cara-cara baru.

“Perubahan tersebut terjadi hampir pada semua sektor termasuk sektor pendidikan,” ungkapnya.

Menurut profesor bidang ilmu hukum itu, era disrupsi tersebut juga terjadi oleh pengaruh berkembangnya teknologi informasi, dimana saat ini semua bidang beralih menggunakan inovasi teknologi dan digitalisasi.

“Pun dalam dunia pendidikan, dirupsi teknologi menuntut perguruan tinggi untuk menyesuaikan kurikulum sesuai kebutuhan zamannya. Penguasaan ilmu tidak lagi linier bukan hanya multi atau interdisiplin ilmu, tetapi transdispilin bidang dan ilmu,” katanya.

Prof. Husni mencontohkan perkembangan perusahaan stratup dan market digital seperti Go-Jek, Grab, Sophee, Bukalapak, Tokopedia, Treveloka, dan Financial Teknologi (Fintec) telah mampu menggeser bisnis konvensional berskala besar  dalam waktu singkat.

“Tidak heran beberapa perusahaan besar harus gulung tikar, karena tidak bisa beradaptasi dengan perubahan yang disruptif ini, lebih-lebih pada masa pandemi Covid-19,” ujar Prof. Husni.

Menurutnya, perguruan tinggi juga harus menghasilkan sumber daya manusia (SDM) bertalenta, yang salah satunya dalam bidang teknologi.

“Sifat dari SDM bertalenta adalah siap mendisrupsi dan mampu mendisrupsi. Bukan beradaptasi dengan disrupsi melainkan menjadi pemimpin dengan kemampuan mendisrupsi,” tegasnya.

Rektor juga menjelaskan bahwa strategi menghadapi disrupsi seperti berjalan di atas api. Selain perlu memiliki kemampuan bergerak dengan cepat, juga perlu diperlukan menjaga keseimbangan dalam berjalan menapakinya (agile) agar tidak jatuh dan terbakar.

“Begitulah gambaran era ini, mereka yang bisa menyesuaikan akan bisa bertahan atau survive, namun sebaliknya bagi yang tidak bisa akan tergerus dan terpinggirkan,” jelasnya.

Dikatakan, untuk menghadapi era disrupsi tersebut Unram juga menggagas pembentukan hard skill pada proses pengajaran di perguruan tinggi, dengan mengintegrasikan penggunaan teknologi agar tercipta daya saing dan inovasi yang mutlak diperlukan.

“Karena itu, dalam rangka mempersiapkan lulusan Unram yang mampu bersaing di era disrupsi, Unram telah membentuk inkubator bisnis dan inovasi atau Kubinov sebagai wadah untuk mencetak startup-startup, yang mampu bersaing di pasar global dan hilirisaisi hasil riset dosen dan mahasiswa Unram,” papar Prof. Husni.

Untuk diketahui, pada wisuda kali ini Unram meluluskan dua orang doktor (strata tiga/S-3), 49 orang magister (strata dua/S-2), 865 orang sarjana (strata satu/S1), 16 orang ahli madya (D-3), dan 34 orang profesi.

Dari 966 wisudawan/wisudawati tersebut, sebanyak 151 orang berasal dari Fakultas Ekonomi, 106 orang dari Fakultas Pertanian, 84 orang dari Fakultas Peternakan, 116 orang dari Fakultas Hukum, 240 dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 57 dari Fakultas Teknik, 32 orang dari Fakultas MIPA, 42 dari Fakultas Kedokteran, 43 orang dari Fakultas Teknologi Pertanian dan Agroindustri serta 44 orang dari Program Studi di bawah Rektor.

Ke-865 orang wisudawan/wisudawati Program Sarjana, 89,21 persen memperoleh predikat sangat memuaskan 9,16 persen lainnya dengan predikat memuaskan. Sementara 49 orang Magister (S-2), dua persen memperoleh predaikat Cumlaude, 86,27 persen sangat memuaskan, dan 11,76 persen memuaskan. Adapun untuk dua lulusan Program Doktor (S-3) mendapat predikat sangat memuaskan. (red)

Suasana Wisuda Universitas Mataram yang dilaksanakan secara luring tanpa pendamping wisudawan/wisudawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *